Minggu, 24 Februari 2013



Redenominasi merupakan penyederhanaan mata uang tanpa mengubah nilai tukar uang tersebut. Misalnya uang pecahan Rp 1.000 sekarang, jika mengalami redenominasi akan menjadi Rp 1. Artinya tiga angka nol dibelakang akan dihilangkan. Namun nilainya akan tetap sama jika dibelanjakan
Pada masa transisi Redenominasi, rupiah dengan nominal lama dan nominal baru akan bersama beredar di masyarakat.

Penampakannya seperti ini gan :


Para pengusaha dan pedagang juga diproyeksikan akan membuat dua versi label harga untuk konsumennya. Satu label dengan nilai nominal rupiah yang lama dan label lainnya dengan nilai nominal rupiah baru. Andai kata disepakati redenominasi Rp 1.000 atau tiga angka nol rupiah, maka jika harga suatu barang Rp 10.000, pedagang wajib mencantumkan label harga Rp 10.000 dan label harga Rp 10.

Konsumen pun masih diberi pilihan untuk membayar dengan uang bernominal lama atau uang dengan nominal baru. "Pengembalian uang juga boleh dengan uang baru dan lama. Boleh dicampur dengan penghitungan," katanya.

Seusai masa transisi, BI menjadwalkan dalam tiga tahun berikutnya, yaitu, antara 2016 dan 2018, semua uang kertas lama akan ditarik total dari masyarakat. Begitu proses penarikan selesai pada tahun 2018, BI akan melanjutkannya dengan masa menghilangkan label "baru" atau new di fisik rupiah dengan nominal baru. Oleh karena itu, sekitar akhir 2020, proses redenominasi sudah akan tuntas.



sumber: http://kask.us/g6I38

Ilustrasi Redenominasi Uang Transisi dan Baru Rupiah

Read More

Jumat, 15 Februari 2013

Rumah yang dihuni oleh manusia saat ini lebih pintar daripada rumah jaman dahulu, dalam artian manusia sekarang hidupnya lebih mudah dan menyenangkan. Contohnya dengan adanya berbagai skalar otomatis yang ada di tembok, remot kontrol di tangan, gadget dan lainnya yang membantu penghuni rumah untuk mengaktifkan peralatan seperti televisi, lampu, radion dan lainnya. Dengan munculnya produk-produk dari perusahaan besar dunia seperti Nest dan SmartThings memberikan gambaran pada kita bagaimanakah bentuk rumah masa depan kita. Ada sekitar 1,2 juta perangkat pintar diperkirakan dijual tahun lalu, menurut Gartner, sehingga memberikan kesempatan besar untuk membuat kehidupan sehari-hari di rumah lebih mudah, efektif dan efisien. Berikut ini kami akan memberikan gambaran kecanggihan rumah pada 10 tahun ke depan.

Quote:1. Sensor Yang Memudahkan Anda Mengotomatisasi Rumah

Sensor kecil seperti ZigBee RF4CE dari GreenPeak ini dapat digunakan untuk mengontrol lampu, pintu, jendela, termostat, bahkan perangkat fitness. Dengan menggunakan jenis sensor tertentu pemilik rumah dapat dengan mudah memantau dan mengontrol pengatur suhu, AC, TV dan peralatan lainnya.


Quote:2. Bola Lampu Wi-Fi Yang Memudahkan Anda Mengontrol Pencahayaan Rumah Anda Menggunakan Iphone

Perusahaan GreenWave Reality baru-baru saja menerima persetujuan untuk memulai menjual lampu Wi-Fi di AS. Lampu ini memungkinkan Anda menggunakan iPhone untuk memprogram pencahayaan rumah Anda, mengaktifkan atau menonaktifkan semua lampu Anda sekaligus.


Quote:3. Seluruh Peralatan Rumah Anda Berjalan Pada Satu Sistem Operasi Besar

Microsoft menguji prototipe sebuah sistem operasi untuk rumah. Idenya adalah untuk membiarkan Anda mengontrol segala sesuatu di rumah Anda melalui smartphone atau PC. Prototipe yang dikembang saat ini sudah mendukung perangkat seperti lampu, kamera, dan TV, serta peralatan lainnya. Ilmuan telah mengembangkan beberapa implementasi untuk HomeOS, seperti sistem yang memonitor konsumsi energi rumah Anda secara real-time, dan sistem surveilans mobile yang Anda dapat dikontrol dari smartphone Anda.

Quote:4. Anda Akan Memiliki Sebuah Robot Pribadi

Bossa Nova Robotika telah mengembangkan sebuah prototipe yang disebut Mobi yang akan berfungsi sebagai asisten pribadi Anda. Mobi berdiri di atas bola besar dan dapat mengoperasikan tablet untuk melakukan hal-hal seperti memfasilitasi percakapan melalui Skype.


Quote:5. Kulkas Anda Yang Akan Memberitahu Anda Kapan Yang Harus Membeli, Memasak, Dan Memakan

Perusahaan seperti Samsung dan LG telah mulai membuat kulkas cerdas. Samsung baru-baru ini memamerkan kulkas di CES yang berjalan aplikasi Android seperti Evernote dan Epicurious. Kulkas pintar LG yang berfungsi sebagai sistem manajemen makanan yang lengkap. Itu berarti Anda dapat melakukan hal-hal seperti toko online dari kulkas Anda, memindai belanjaan Anda ke dalam sistem untuk melacak mereka saat mereka menjadi kadaluarsa, dan menerima saran resep berdasarkan apa yang ada dalam lemari es Anda.


Quote:6. Anda Memanaskan Oven Anda Dari Mana Saja

Oven Cerdas LG dapat memilih resep yang sempurna dari database resep oven dengan menggunakan aplikasi smartphone yang menyertainya. Dari sana, oven otomatis panas ke suhu yang tepat.


Quote:7. Anda Dapat Menerangi Rumah Anda Dalam Jutaan Warna Yang Berbeda

Sistem Philips Hue memungkinkan Anda mengontrol warna lampu yang diinginkan dari perangkat iOS. Hue Philips menggabungkan tiga LED menjadi satu bola untuk menawarkan 16 juta warna untuk menerangi rumah Anda, temasuk disini juga menawarkan banyak setting pencahayaan yang berbeda untuk menciptakan suasana hati yang tepat di rumah Anda, seperti suasana “Relaks” atau “Pantai.”


Quote:8. Kamera Keamanan Yang Mengantisipasi Pencuri Masuk Ke Rumah Anda

Para peneliti di Carnegie Mellon bekerja pada pengembangan kamera yang tidak hanya mencatat apa yang dilakukan orang, namun bisa mengantisipasi apa yang akan dilakukan orang, seperti masuk ke rumah Anda.


Quote:9. Display Touchscreen Di Rumah Anda Ada Dimana-Mana

Corning mengeluarkan display touchscreen yang bisa dipasang di berbagai perabotan seperti pintu lemari, meja ruang makan, dan permukaan lainnya. Layar ini akan memiliki sistem operasi sendiri, dan akan mampu mentransfer informasi dari layar yang lebih kecil, seperti tablet, untuk tampilan yang lebih besar.


Quote:10. Kasur Tahu Kapan Anda Bangun Dan Segera Memulai Membuat Kopi

Platform SmartThings menghubungkan benda sehari-hari ke Internet untuk membuat mereka lebih pintar. Hub SmartThings berfungsi sebagai jembatan antara benda sehari-hari dan perangkat berbasis cloud platform. Hal ini memberi Anda detektor gerak, sensor kelembaban, detektor buka-tutup, dan jenis-jenis alat untuk ditempatkan di sekitar rumah Anda. Dengan menggunakan aplikasi ponsel SmartThings, Anda dengan mudah dapat memantau benda-benda di rumah.


sumber: http://kask.us/g5ij7

10 Gambaran Kecanggihan Teknologi Rumah Pada 10 Tahun Lagi

Read More




Skor TOEFL (Test of English as a Foreign Language) :


Skor TOEFL < 400 disebut Non User 
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap belum mampu menggunakan bahasa Inggris dalam segala konteks/situasi/topik.

Skor TOEFL 400 – 449 disebut Extremely Limited User
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap  hanya cukup untuk berkomunikasi yang sangat dasar sekali, itupun dengan bantuan lawan bicara.

Skor TOEFL 450 – 489 disebut Marginal User
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap pengguna bahasa yang pas-pasan yaitu hanya bisa menggunakan kalimat-kalimat pendek saja dan dalam bidang / konteks/situasi /topik yang sudah diketahuinya. 

Skor TOEFL 490 – 529 disebut Modest User
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap  pesan yang disampaikan cukup bisa dimengerti secara umum, secara khusus kurang jelas karena banyak kesalahan yang dibuat.

Skor TOEFL 530 – 559 disebut Competent User 
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap dapat menggunakan bahasa Inggris secara lisan dan tulisan dengan berani dalam berbagai konteks/situasi/topik, walaupun disana-sini terlihat banyak kesalahan. 

Skor TOEFL 560 – 609 disebut Good User
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap terampil berbahasa Inggris lisan dan tulisan secara effektif dalam hampir semua konteks/situasi/topik dengan sedikit kesalahan.

Skor TOEFL 610 – 644 disebut Perfect User  
 Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap mampu menggunakan bahasa Inggris secara sempurna baik lisan dan tulisan secara effektif dalam konteks/situasi/topik apapun. 

Skor TOEFL 645 – 670 disebut Native Speaker like User  
Dalam hal ini orang dengan nilai ini dianggap dapat menggunakan Bahasa Inggris seperti penutur aslinya orang Inggris.


TOEFL sendiri sendiri terdapat 2 tipe yaitu

Skor TOEFL  Internet Based Test atau disingkat iBT

Skor IBT TOEFL ada pada skala 0-120 poin. kita akan mendapatkan skor TOEFL dari 0 sampai 30 pada masing-masing dari empat bagian tes TOEFL: Tes Mendengarkan, Tes Berbicara, Tes Membaca dan Tes Menulis. TOEFL skor total Anda adalah jumlah nilai dari empat bagian.

TOEFL Kertas berbasis Test Skor Atau Paper Based Test Biasa Disingkat PBT

Skor TOEFL PBT akhir dapat berkisar 310-677. Sama seperti pada iBT nilainya merupakan gabungan dari tiga bagian dari tes TOEFL: Tes Membaca (31-67), Tes Listening (31-68) dan Tes Struktur (31-68). Nilai dari bagian Menulis tidak termasuk dalam skor akhir. Hal ini dilaporkan secara terpisah (dari 0 sampai 6 poin) dan disebut sebagai Tes Twe Inggris Tertulis.
Skor TOEFL yang kita dapatkan pada tes Membaca Mendengarkan dan bagian Struktur PBT TOEFL tidak hanya persentase jawaban yang benar. Karena diperhitungkan bahwa beberapa pertanyaan ujian yang lebih sulit dijawab dibanding yang lain, nilai yang dikonversi adalah evaluasi yang lebih akurat tentang kemampuan bahasa Inggris Anda.


sumber: http://nationalinks.blogspot.com/2012/06/skor-toefl-dan-tips-trik-toefl.html

Model Nilai (Skor) pada Tes TOEFL

Read More





=========================================================
Meski kalah perang, Jepang tak mau menyerah begitu saja. Untuk menghadapi Sekutu, dibentuklah sejumlah perkumpulan rahasia. Anggota Kipas Hitam membantu gerakan Dood alle Inlanders (bunuh semua bangsa Indonesia).

Setelah Jepang menyerah terhadap Sekutu pada 14 Agustus 1945, Departemen Propaganda (Sendenbu) di bawah pimpinan Hitoshi Shimizu berusaha melakukan perlawanan. Dia mendirikan perkumpulan rahasia Ular Hitam, berisi orang-orang Indo-Belanda bermarkas di Bogor; Chin Pan, menampung orang-orang Tionghoa; dan yang terpenting adalah Kipas Hitam.

“Kipas Hitam dibentuk untuk mempersiapkan orang-orang Indonesia melakukan perang kemerdekaan di bawah bimbingan Jepang,” tulis Joyce C. Lebra dalam Tentara Gemblengan Jepang.

Menurut Aiko Kurasawa dalam Mobilisasi dan Kontrol, Shimizu adalah seorang propagandis profesional yang memulai kariernya di China pada 1930-an. Dia kembali ke Jepang pada 1940 dan bergabung dengan Persatuan Pembantu Pemerintahan Kekaisaran (Taisei Yokusankai), organisasi massa bentukan pemerintah Jepang, yang kemudian menjadi model bagi Jawa Hokokai. Dia juga bergabung dengan Toa Remmei (Federasi Asia Timur).

Shimizu, sebagai dikutip Lebra, ingat, “Saya berafiliasi dengan Toa Remmei di masa lalu, dan saya punya gagasan untuk mengembangkannya di Indonesia sebuah gerakan spiritual populer yang mencerahkan, yang bisa disebut sebagai gerakan Asia.”
Shimizu sempat berhenti dan bekerja di Biro Penerangan Kabinet (Naikaku Johokyoku), hingga ditarik oleh Angkatan Darat ke-16 sebagai atase sipil yang bertugas militer dan bertanggungjawab atas propaganda di Indonesia. Di sinilah ide-idenya direalisasikan, dengan membentuk organisasi-organisasi massa yang akan dimobilisasi untuk memberi dukungan politik bagi kepentingan perang Jepang.

Shimizu dekat dengan orang-orang Indonesia, dari kalangan pemuda maupun tokoh nasional seperti Sukarno-Hatta. Dia memberikan rumah di Pegangsaan Timur 56 dan mobil limusin Buick –kelak menjadi mobil kepresidenan– untuk Sukarno. Menjelang proklamasi, dia membantu mencarikan kain merah putih untuk bahan Fatmawati membuat bendera.

Dia berperan dalam pembentukan organisasi massa yang menggerakkan dukungan politik bagi Jepang: Gerakan Tiga-A (Jepang Cahaya Asia, Jepang Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia), Pusat Tenaga Rakyat, Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Rakyat), dan Shuisintai (Barisan Pelopor).

Dia juga mendirikan Asrama Angkatan Muda di Menteng 31, yang menyediakan tempat bagi para pemuda untuk mendapatkan pendidikan politik. Pembentukan sejumlah perkumpulan rahasia menjadi salah satu upaya terakhirnya di tengah kekalahan perang Jepang.

Kipas Hitam bukanlah khas Indonesia. Menurut R-H. Barnes dalam Fransiskus/Usman Buang Duran: Catholic, Muslim, Comunist, Kipas Hitam bersama Banteng Hitam dan Naga Hitam merupakan bagian dari Perkumpulan Naga Hitam (Kokuryukai).

Perkumpulan Naga Hitam merupakan kelompok ultranasionalis paramiliter Jepang yang dibentuk pada 1901 oleh Ryohei Uchida. Perkumpulan ini menerbitkan jurnal dan menggelar sekolah pelatihan spionase, yang dikirim untuk mengumpulkan informasi dari Rusia, Manchuria, Korea, dan China. Selain itu, organisasi ini menekan para politisi Jepang agar mengadopsi kebijakan luar negeri yang kuat. Kokuryukai mendukung Pan-Asianisme.

“Para anggota Perkumpulan Naga Hitam melakukan aksi bersenjata, provokasi dan pembunuhan guna kepentingan rezim kekaisaran. Terutama saat penaklukan Manchuria (China), mereka melakukan pembunuhan dan propaganda yang aktif dan efektif,” tulis Peter Schumacher dalam Een Bende op Java.

Di Indonesia, suratkabar Persatoean mengindikasikan bahwa dana pembentukan Kipas Hitam berasal dari “fonds kemerdekaan” yang dikumpulkan Jepang selama pendudukan. Fonds ini dimaksudkan untuk kegiatan pemuda, pendidikan, dan bantuan bagi rakyat miskin. “Yang harus bertanggung jawab atas sebagian besar propaganda ini ialah Hitoshi Shimizu,” tulis Persatoean, 9 Mei 1946.

Tapi Shimizu tak bisa mengawal perkumpulan rahasianya. Dia keburu ditangkap Sekutu pada akhir 1945. Dia diinterogasi di Jakarta dan mengaku bertanggung jawab atas propaganda supaya penduduk membeci segala bangsa berkulit putih, terutama Belanda, “dan menyusun gerakan rahasia yang akan mampu bekerja atas kemauan sendiri, bila Jepang terpaksa menyerah sendiri, dia mendirikan Kipas Hitam,” tulis Soeloeh Ra’jat, 23 Agustus 1946.

Tanpa Shimizu, Kipas Hitam terus berjalan. Keberadaannya bahkan menarik perhatian banyak pemuda, dan juga Sutan Sjahrir. Dalam pamfletnya Perdjoengan Kita, Sjahrir menulis betapa perkumpulan rahasia Jepang, termasuk Kipas Hitam, mulai memberi pengaruh pada para pemuda. “Meskipun secara lahir para pemuda membenci Jepang, namun jiwa mereka telah terpengaruh oleh propaganda Jepang, sehingga tingkah laku dan cara berpikir mereka mencontoh Jepang. Ini terlihat dari kebencian mereka terhadap bangsa-bangsa asing, terutama Sekutu dan Belanda,” tulis Sjahrir.

Alih-alih melawan Sekutu, Kipas Hitam malah membuat kekacauan di sejumlah tempat. Di Bondowoso, misalnya, ditemukan selebaran dan pamflet, mengatasnamakan Kipas Hitam dan Pedang Samurai, yang berisi ancaman kepada polisi setempat. “Pedang Samurai yang selama perang hanya membuktikan kekejaman terhadap penduduk dan Kipas Hitam yang hanya mengacau dan merusak harus lenyap dari Indonesia,” tulis Pelita Rakjat, 2 Juli 1948.

Anggota Kipas Hitam pun harus berhadapan dengan para pemuda republiken. Soeara Rakjat, 1 Oktober 1945, memberitakan pemuda republiken menangkap 20 anggota Kipas Hitam di stasiun kereta api dan menyita sejumlah senjata. Penangkapan dilakukan oleh para pemuda kereta api, Barisan Pelopor, polisi, dan lain-lain. Pemuda kereta api juga menangkap empat anggota lainnya di sebuah terowongan kereta api dan menyita uang sebesar f.50.000.

Di Surabaya, dilakukan razia, terlebih tersiar kabar anggota Kipas Hitam membantu gerakan Dood alle Inlanders (bunuh semua bangsa Indonesia). Menurut Sutomo, para pemuda dan anak kampung sering memberhentikan mobil pembesar Jepang. Setelah berhenti, mereka memaksa penumpang turun, dan menginterogasi apakah kenal gerakan Kipas Hitam atau tidak. Jika tak kenal, mereka boleh melanjutkan perjalanan tapi dengan berjalan kaki. Mobil disita. “Alasan mencari kaki tangan Kipas Hitam terus digunakan oleh rakyat dan pemuda dalam usaha menambah jumlah kendaraan untuk Republik Indonesia,” kata Sutomo dalam Pertempuran 10 November 1945: Kesaksian dan Pengalaman Seorang Aktor Sejarah.

Gerakan Kipas Hitam perlahan memudar.
Di kemudian hari, Shimizu tetap menjalin kontak dengan Indonesia. Dia membentuk Asosiasi Kebudayaan Jepang-Indonesia dan, setelah tahun 1964, berusaha menghubungkan perkumpulan kebudayaannya dengan Lembaga Persahabatan Indonesia-Jepang, yang diketuai Ratna Sari Dewi sejak Mei 1964. Dia kembali mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh yang pernah dia kenal di zaman Jepang pada 1977, termasuk menemui Fatmawati.


sumber: http://kask.us/g5vw4

Perkumpulan Kipas Hitam di Indonesia

Read More

Copyright © 2014 Bukan Isapan Jempol | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top