Kamis, 20 September 2012

Design KAPAL INDUK Indonesia by Kaskuser!!

foto gambar rancangan sketsa model kapal perang induk nasional indonesia terbaru 201234567890

Tampak atas


tampak depan


tampak belakang


perbandingan sekala


Dengan adanya pemusatan populasi di daerah dekat lautan, keberadaan AL dapat mempengaruhi peristiwa dunia. Serangan dari laut merupakan salah satu hal vital dalam strategi militer. AL dapat menyediakan sarana bagi angkatan lain untuk melakukan penyerangan lanjutan, seperti ”tempat tinggal” yang aman bagi tentara, pelabuhan dan lapangan terbang di lautan. Hal ini dapat dipenuhi dengan adanya kapal induk.

Sebuah kapal induk init mengangkut lebih dari 100 pesawat dan 8000 tentara. Sebuah kapal induk dengan 70 pesawat militer dapat mengirimkan lebih dari 250 serangan sehari terhadap target di daerah pesisir. Akan tetapi, target dengan jarak yang relatif jauh masih dapat diserang, bukan hanya di daerah pesisir. Sebuah kapal induk biasanya membawa stok bom lebih dari 9000 buah.

Class and type: giant double deck-class aircraft carrier
Displacement: 170,000 long tons [2]
Length: Overall: N/A
Waterline: N/A
Beam: Overall: N/A
Waterline: N/A
Speed: N/A
Range: Essentially unlimited distance; 25 years
Complement: Ship's company: 4,700
Air wing: N/A
Electronic warfare
and decoys: SLQ-32A(V)4 Countermeasures suite
SLQ-25A Nixie torpedo countermeasures
Armament: 2 × 21 cell Sea RAM
2 × Mk 29 Sea Sparrow
Armor: Classified
Aircraft carried: 120 fixed wing and helicopters
Terminal for sub-marines : 2 terminal


prototype


Kapal Induk ini menggunakan mesin bertenaga nuklir yang diperoleh dari reaktor nuklir yang berada pada kapal tersebut yang dihubungkan dengan turbin uap. Tenaga uap yang dihasilkan kapal Induk tersebut selain sebagai penggerak kapal juga digunakan sebagai suber tenaga listrik serta tenaga uapnya digunakan sebagai pengatur tekanan pada catapult kapal induk untuk meluncurkan pesawat. Untuk Armada Amerika serikat kapal ini diberi kode CVN contoh kapal induk nuklir adalah USS Ronald Reagan, USS Kitty Hawk, USS Enterprise.

in 3D




in panorama


Kapal induk (bahasa Inggris: carrier vessel, CV) adalah sebutan untuk kapal perang yang memuat pesawat tempur dalam jumlah besar. Tugasnya adalah memindahkan kekuatan udara ke dalam armada angkatan laut sebagai pendukung operasi-operasi angkatan laut. Selain itu juga digunakan sebagai pusat komando operasi dan sebagai kekuatan detterence atau memberikan efek gentar pada lawan. Sebagai kapal yang membawa pesawat, kapal induk memiliki fleksibilitas tempur yang lebih tinggi dibanding jenis kapal perang lainnya. Selain kegunaan tempur, kapal induk juga memiliki fungsi-fungsi lain seperti pengintaian, superioritas udara, atau memberikan bantuan.

Sejarah Kapal Induk

Kapal induk pertama kali digunakan oleh Angkatan Laut Inggris, namun sampai menjelang perang dunia kedua negara-negara barat termasuk Amerika Serikat masih enggan menggunakannya sebagai kekuatan Angkatan laut utama. Konsep konvensional armada angkatan laut saat itu didominasi oleh Kapal jelajah berat, Kapal jelajah, Kapal perusak (destroyer) dengan ukuran meriam yang cukup besar hal ini memang disebabkan bahwa kapal induk dipandang cukup rentan dan riskan bila digunakan dalam operasi maritim.

Adalah Angkatan Laut Jepang (Kaigun) yang menggunakan kapal Induk secara efektif pada awal perang dunia II. Akibat perjanjian maritim antara Inggris Amerika dan Jepang serta Perancis dan Jerman disepakati rasio tonase 5:5:3:1,5:1,5 untuk USA, Inggris, Jepang, Perancis dan Jerman membuat Jepang mengakalinya dengan membuat kapal induk ukuran sedang tetapi dilengkapi kekuatan udara yang mematikan sekalipun menuai kemarahan dari pihak militer sendiri. Bukti dari rekayasa Jepang adalah serangan atas Pearl Harbour 9 Desember 1941 yang menyadarkan Barat akan fungsi kapal induk yang dapat melakukan serangan mematikan atas instalasi sasaran lawan. Saat mulainya Perang Pasifik, Jepang memiliki 6 kapal induk yaitu Akagi, Kaga, Soryu, Hiryu, Shokaku, dan Zuikaku, dan 2 kapal induk ringan yaitu Hosho dan Ryujo. Jepang kehilangan 4 kapal induknya pada Pertempuran Midway, yaitu Akagi, Kaga, Soryu, dan Hiryu. Sejak saat itu, ofensif-ofensif Jepang menggunakan kapal induk sudah dihentikan dan menjadi tidak berarti lagi.

sumber: http://kask.us/5303479

21 komentar:

  1. Menurut ane oke oke aja, buat effek deterentnya bagus namun tunggu perekonomian kita baik aja lah.

    BalasHapus
  2. wah wau di bikin atau cuma hayalan aja? kalo cuma menghayal aja percuma tpi kalo di bikin baru bagus....
    punya senjata perang bukan berarti mau perang tapi buat jaga-jaga

    BalasHapus
  3. ide cermelang, ide jenius, ide yang sangat membanggakan bagi seluruh ANAK BANGSA INDONESIA semoga dapat menjadikan pertahanan dan keamanan di wilayah SELURUH INDONESIA

    BalasHapus
  4. like langsung guwa..
    langsung start ja lagh...
    koruptor yang di peralat ja.. buat skandal dan kuras hartanya ..
    jngan nggu lama.. buktikan nusantara tu punya penjaga...

    BalasHapus
  5. Taruh tuh di pulau Riau...Buat jaga jaga kalo malayshit ngelanggar perbatasan langsung kirim F-16

    BalasHapus
  6. nggak masalah buat kapal induk

    BalasHapus
  7. Sambut baik karya anak bangsa, semoga bisa cepat direalisasikan ... Indonesia Bisa !!

    BalasHapus
  8. percuma buat kapal induk
    yang ada cuma buat bantuan bencana alam
    perairan nusantara tidak terlalu dalam untuk bisa di lewati kapal induk sebesar itu

    BalasHapus
  9. maju terus indonesia ku jangan kalah dengan negara adidaya lain nya........

    BalasHapus
  10. maju terus indonesia ku jangan kalah dengan negara adidaya lain nya........

    BalasHapus
  11. Waduh, beneran neh??.. Rasanya msh blm percaya kita mau dan mampu buat yg spt itu!!..

    BalasHapus
  12. Rencana kapal induk cina hampir sama yaitu model trimaran, mungkin lebih dulu cina utk merealisasikan kapal induk dan kita masih mikirin korupsi/mengurusi kekayaan dirisendiri. Kapan kita maju.....???????

    BalasHapus
  13. desainnya terlalu besar, terlalu riskan untuk modern warfare, jadi kurang efektif. toh kepulauan indonesia sudah bagaikan kapal induk.

    BalasHapus
  14. maaf, kayaknya berat boss...negara kita saat ini kondisi ekonomi masih belum stabil. lagipula negara kita sudah kepulauan, banyak pulau2 yang bisa difungsikan sebagai lapangan rterbang. membuat kapal perlu bhiaya besar, juga biaya operasional yang luar biasa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi mohon maaf meskipun sudah ada pulau yg seperti kpl indk sepertinya mash kurang efektip..

      Hapus
  15. apapun yg di lakukan buat negeri ini ada baiknya kita dukung, jgn cuma bisa mencaci tp tunjukan klo kita bangsa yg saling memiliki..ide atau gagasan apapun yg bsa membawa perubahan buat bangsa ini patutnya kita aplause dngan rasa dan jiwa yg besar. klo bukan kita yg merubah bagsa ini lantas siapa lg, jgn cma jd penonton aj... ^_^

    BalasHapus
  16. agung siip kita dukung hasil karya itu baik nya kita sodorkan ke PT pal atau pemerintah biar dapat diadopsi dan bermanfaat

    BalasHapus
  17. Kapal induknya pake nama kri usman harun aja, taroh di pulau batam. Buat jaga2 kalo sipur banyak tingkah

    BalasHapus
  18. Sebelum membuat kapal induk ada bailnya memperkuat armada kapal selam. Karena menurut saya lebih efektif dalam menyerang maupun bertahan karen kapal induk posisinya lbh mudah diketahui dibandingkan kapal selam. Sementara untuk target jauh didaratan dpt menggunakan rudal balistik.

    BalasHapus

Jangan cuma jadi pembaca, utarakan pendapatmu!

Copyright © 2014 Bukan Isapan Jempol | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top