Rabu, 06 Juni 2012

Fakta & Cara Mengatasi UBANan

Quote:

Uban ya kata yang satu ini memang sudah tidak asing. Apabila usia sudah menginjak 40tahun keatas maka mulailah uban ini muncul satu persatu. Dari kata "uban" ternyata ada fakta menarik dan mitosnya. 
Penjelasan lebih lanjut
Fakta Menarik Mengenai Uban

Quote:
1. Uban ternyata hanya bisa diperlambat
Uban pada usia dini tidak mungkin dicegah, tapi bisa diperlambat. Asalkan anda dengan rutin menyuplai tonikum, moisturizing serum, dan ekstra nutrisi secara intensif pada akar serta batang rambut.
Quote:
2. Uban dapat muncul lebih cepat
Setiap orang mempunyai risiko beruban lebih cepat. Meski hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa memastikan penyebab munculnya uban prematur ini, bila kelenjar rambut terganggu dan folikel rambut telah berhenti memproduksi melanin alias tidak menghasilkan pigmen, bisa dipastikan rambut akan memutih dengan sendirinya.
Quote:
3. Bleaching, coloring, dan rebounding bisa menyebabkan rambut beruban. 
Zat peroksida, baik dari senyawa hidrogen atau alkaline yang biasa terdapat dalam produk pewarna rambut hanya akan menyerang di permukaan, lapisan kutikula, cortex, dan medula rambut. Meski memang berpengaruh terhadap elastisitas rambut, peroksida tidak mengganggu kerja produksi melanin. Artinya, pigmen rambut tetaplah bekerja memproduksi zat warna rambut seperti biasa, sampai saatnya ia melemah dan berhenti dengan sendirinya. Begitupun dengan produk hairstyling lainnya. Daya kerjanya tidak berhubungan dengan siklus pertumbuhan uban.
Quote:
4. Uban adalah awal dari kebotakan
Mereka yang beruban sejak dini, misalnya pada usia sebelum 20-an tahun sudah beruban, sebaiknya perlu waspada. Sebab, saat anda memasuki usia kepala tiga, biasanya uban akan tumbuh lebih banyak dan intensitas warna putihnya bertambah solid. Selain itu, kondisi kulit kepala biasanya menjadi sangat sensitif dan rawan komplikasi.
Quote:
5. Makanan cepat saji mempercepat tumbuhnya uban
Banyak penyebab timbulnya uban dini yang masih belum tuntas diselidiki. Namun makanan olahan yang mengandung bahan pengawet atau yang dibiakkan dari hasil rekayasa teknologi hormonal bisa mengganggu metabolisme. Hal ini juga akan mempengaruhi sirkulasi oksigen dan nutrisi ke jaringan kulit kepala yang idealnya menyokong kerja melanin di sel-sel rambut.
Quote:
6. Jangan tutupi uban dengan topi dsb.
Menutup uban dengan topi hanyalah bertujuan menangkal efek buruk sinar matahari. Uban memang tidak bisa menjadi lebih buruk atau bertambah banyak. Hanya, warna rambut saja perlahan akan memudar. Tentang mencabut uban, menurut ahli dermatologi dari new york, debra jaliman, md, hal ini tidak berdampak pada tumbuhnya uban lebih banyak.
Quote:
7. Kloning rambut salah satu cara atasi uban
Hair multiplication atau penanaman rambut bukan untuk mengatasi uban. Namun, bila jumlah rambut sehat yang ditanam lebih banyak, otomatis sel rambut baru ini bisa menutup uban agar lebih tersamar.
UPDATE
Quote:

8. Jangan Gonta-ganti Shampo dan Berjemur


Terlalu sering gonta-ganti shampo dapat menyebabkan rambut menjadi rusak dan merah, dari gejala itu sebaiknya gan mulailah berhenti dengan kebiasaan gonta-ganti shampo karena apabila dilanjut uban akan mulai tumbuh dikit-sedikit  . Berjemur dibawah paparan sinar matahari secara langsung juga dapat menyebabkan rambut rusak dan berwarna merah sehingga rambut akan rontok.


Jika akibat diatas sudah fatal  maka bisa dipastikan akan mengalami kebotakan 
Mitos Yang Salah Mengenai Uban

Quote:

Mitos 1: Mengalami Peristiwa Yang Sangat Mengejutkan Bisa Menimbulkan Uban

Secara fisik ini tidak mungkin. Diana Bihova, asisten profesor klinis di bidang dermatologi di New York University Medical Center, AS, mengatakan bahwa rambut yang sudah ada tidak akan berubah menjadi uban. Anda mendapatkan uban hanya ketika rambut yang berwarna rontok, lalu digantikan dengan rambut putih dari folikel atau kantung rambut yang sama.
Quote:

Mitos 2: Rambut Bisa Kembali Kewarna Semula Meski Telah Beruban

Ketika folikel rambut mulai memproduksi rambut putih, jarang yang kemudian menghasilkan rambut seperti semula kembali. Kendatipun demikian ada beberapa kekecualian, kata Dr.Bohiva.

Quote:

Mitos 3: Mencabut Sehelai Bban Akan Mendapatkan Dua Helai Sebagai Gantinya


Tidak benar sama sekali. Rambut putih Anda tumbuh folikel demi folikel. Apabila Anda mencabut sehelai uban, rambut itu akan digantkan dengan uban baru dari folikel yang sama. "Anda tidak dapat menghentikan proses ini," kata Dr.Bohiva. "Tapi mencabut rambut putih juga tidak menyebabkan proses bertambah cepat."
Bonus
Cara Mengatasi Uban

Quote:
1. Jaga pola hidup Anda agar tak terjebak stres

Ya, keseringan merasakan rasa stres yang berlebihan juga dapat mempercepat timbulnya uban.
Quote:

2. Mengonsumsi vitamin B 12

Nutrisi vitamin B 12 bisa diperoleh dari produk makanan daging, hati, kerang, ketam, kepiting, ikan yaitu salmon atau tuna, daging unggas, telur, susu dan produk olahannya.
Quote:

3. Terapi Akupuntur

Dengan akupuntur, simpul saraf yang rusak bisa kembali berfungsi. Akupuntur juga bisa merangsang peredaran darah di kulit kepala sehingga mengurangi timbulnya uban.
Quote:

4. Gunakan khasiat biji pepaya


Anda hanya perlu mengambil setangkup biji pepaya, sangrai, lalu tumbuk halus dan campur dengan sedikit minyak kelapa. Oleskan ramuan tersebut pada seluruh rambut dan kulit kepala. Diamkan sekitar satu jam, lalu keramaslah seperti biasa.

sumber: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=10461551

8 komentar:

  1. sepertinya pakai biji pepaya yang paling mudah nih, karena dirumah saya hampir setiap hari ada pepaya, berarti bijinya harus diambil nih mulai skrg, thanks admin

    BalasHapus
  2. O ternyata begitu ya
    Uban tandanya sudah tua mungkin ya

    BalasHapus
  3. mkasih infonya min,,aku masih umur 19th,,tapi uban.a banyak..

    BalasHapus
  4. aku kurangi stres, mau beli buah dulu ah...

    BalasHapus
  5. aku kadang stres karena uban..., tp ya positif thinking sajalah...

    BalasHapus
  6. aku kurangi stres, mau beli buah dulu ah...

    BalasHapus
  7. aku kurangi stres, mau beli buah dulu ah...

    BalasHapus

Jangan cuma jadi pembaca, utarakan pendapatmu!

Copyright © 2014 Bukan Isapan Jempol | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top