Sabtu, 10 September 2011

Membuat Daftar Isi pada Skripsi

Oh…iya, jadi ne bukan tips, tapi lebih disebut tutorial, so temen – temen langsung mraktekin ya setelah ada instruksi, biar G bingung, dan langsung jadi.

Keuntungan klo temen – temen skripsinya desainnya make cara ini :

1. Hanya akan ada satu file skripsi, satu dokument, mulai dari cover pertama sampai lampiran. So…G kepisah – pisah, tiap bab satu file (satu dokument).

2. Seandainya saat disuruh revisi, setelah revisi pasti nomer halaman (page number) berubah, biasanya klo pake cara konvensional (satu bab satu file) kita kesulitan mengubah halaman di lembar daftar isi, daftar gambar, dan daftar tabel, maka klo pake cara ini, nomer halaman (page number) akan berubah secara otomatis.

3.Dengan membuat dokument menjadi satu file, maka kita pasti mikir akan muncul permasalahan seperti

.Gimana cara memberi nomer yang beda (misal cover sampai daftar isi page numbernya i, ii, iii, iv dst, sedangkan pada bab I sampai akhir page numbernya 1,2,3 dst. Ne nanti akan dibahas

4. Kan biasanya klo ada gambar , dibawahnya ada keterangan gambar 1. bla bla,, selain itu di atas tabel juga ada keterangan tabel 1. bla bla. Nah…ternyata ada cara biar entar di lembar daftar tabel dan lembar daftar gambar bisa keluar secara otomatis

5. Membuat daftar pustaka. Jadi, misalnya klo kita bikin DAFTAR PUSTAKA , kesulitan kita harus nulis satu persatu citasi yang kita gunakan di lembar daftar pustaka. Ribet banget, liat satu persatu, padahal citasinya banyak banget. misal aja kita punya (sastro, 2005), (sismindari et al., 1988), (susanti, 2004) di halaman 1. lalu di halaman lainnya ada lagi. Nah…ribet banget kan, klo Nulis Lembar Dapus. Nah…dengan belajar tutorial ini, kita bisa nulis citasi, trus nanti di dapus dah ada sendiri (otomatis). Ne pake software zotero.


Langsung aja ya…menuju pokok permasalahan yang pertama

1. Copy semua file skripsi dan pastekan jadi satu ke dalam new document word. jadi lembar cover sampai halaman terakhir di copy dalam new document

2. Buat style. Bingung ya? Tujuannya biar nanti bisa bikin daftar isi otomatis Halaman pada Lembar Daftar isi dapat berubah sendiri( secara otomatis) klo klo nanti kita melakukan revisi –revisi. Style itu apa ya? aku juga bingung. Yang jelas kita nanti kasih nama style itu Judul, sub judul, sub sub judul dan sub sub sub sub judul. Maksudnya style itu ini (yang aku kasih bunder merah)

image 3. yang akan kita lakukan pada tahap ini adalah membuat desain Daftar isi biar bisa jadi kaya daftar isi yang biasanya kita lihat, tapi secara tidak langsung dapat otomatis berubah halamannya. (radong??)

image Nah…untuk membuat daftar isi, ternyata kita harus menstyle Halaman judul, Pengesahan skripsi, Hal.pernyataan , hal persembahan , kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, intisari, bab1, bab2, bab3, babiv, kesimpulan , dan daftar pustaka dengan style pertama yang akan kita kasih nama JUDUL.

Karena halaman judul yang terletak di cover belum tertulis pada cover maka kita harus menulis di lembar cover pada atas judul skripsi kita berupa “halaman judul” dan setelah itu halaman judul kita kasih warna putih agar tidak nampak seperti pada gambar dibawah ini:

image Setelah itu, blok ”halaman judul” lalu click di sebelah kanan bagian style sehingga muncul kaya gini :image klik save selection a new quick style sehingga muncul window kaya gini:

image Kasih nama “JUDUL”. Klik OK.

Kemudian blok tulisan “pengesahan skripsi” yang ada pada lembar pengesahan skripsi.

Nah…di tab style (kotak yang berwarna merah) sudah ada style yang kita buat tadi (“JUDUL”), click style ini untuk menjadikan “pengesahan skripsi” menjadi style JUDUL.

Lakukan hal yang sama untuk Pengesahan skripsi, Hal.pernyataan , hal persembahan , kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, intisari, bab1, bab2, bab3, babiv, kesimpulan , dan daftar pustaka.

Karena tadi kan style yang pertama kita buat menggunakan Halaman Judul yang kita kasih warna putih (sehingga g kelihatan, maka nanti Pengesahan skripsi, Hal.pernyataan , hal persembahan , kata pengantar, daftar isi, daftar gambar, daftar tabel, intisari, bab1, bab2, bab3, babiv, kesimpulan , dan daftar pustaka akan menjadi warna putih juga, padahal kan harusnya warnanya hitam biar kelihatan. Kaya gini :

image

kita akalin aja dengan satu persatu ngasih warna hitam make tool yang aku kotakin segi empat diatas.

Setelah itu, kita akan memberi style yang kedua untuk sub bab (BAB 1 kan ada latar belakang, perumusan masalah dst , BAB II ada alat bahan, cara kerja, BAB III ada analisis data dan pembahasan, BAB IV ada kesimpulan dan saran, nah ini kita sebut sub bab aja ya!!). Style yang kedua ini akan diberi nama SUB JUDUL

Sama kaya cara pertama tadi, blok latar belakang lalu clik save a new quick style, dan kasih nama SUB JUDUL. Seandainya kalian pengen memodify font seperti di kasih A, di kasih center, dll maka klick modify dulu aja.

Lakukan untuk perumusan masalah, alat bahan, cara kerja, analisis dst.

Selanjutnya style ke tiga adalah ,…………….(Coba tebak apa?). Yup. tau sendiri lah, kan biasanya di bawah tinjauan pustaka atao lainnya ada sub sub bab kan.. kita kasih style ke tiga dan beri naman SUB SUB JUDUL. begitu juga kalo masih ada SUB SUB SUB JUDUL yang tentunya kita beri style keempat.

Udah semua?udah di style semua kan?

Nah…saat nya kita membuat Lembar Daftar isi…

Tentunya kita harus tahu letak lembar daftar isi itu setelah lembar apa? biasanya setelah “kata pengantar”

Di lembar (page) setelah kata pengantar, tulislah DAFTAR ISI . Setelah itu lakukan langkah ini :

masuk ke insert, klik page breaks (kotak merah) seperti gambar dibawah ini:

image

Lalu masuk reference, clic table of content,

image Akan muncul window seperti dibawah ini lalu click option

image pada table of content options, cari pada bagian available style yaitu JUDUL , SUB JUDUL, SUB SUB JUDUL , SUB SUB SUB JUDUL (tergantung kalian tadi ngasih nama stylenya apa), kemudian pada TOC level kasih angka 1 untuk JUDUL, 2 untuk sub judul, 3 untuk sub sub judul dst (angka adalah tingkatan dari sub sub nya). Clik OK. lalu pada table of content juga klick OK.

dan akhirnya TETETEET…..Akan muncul seperti ini…..

image Jadilah Daftar isi. Biasanya hurufnya adalah arial, kalian bisa ubah hurufnya times new roman dengan mengebloknya (manual aja sperti biasanya klo ngubah huruf). Nah…sekarang arahkan cursor pada salah satu angka itu (ini halaman dimana terdapat babnya), lalu tekan Ctrl dan clik, maka kalian akan menuju halaman tersebut.

Sampai disini udah jelas?

Trus klo kita revisi, apakah halaman (angka page number itu) akan berubah secara otomatis klo sub bab kita berubah halaman?jawabannya tidak, tapi tenang aja, dengan satu sentuhan, kita bisa mengubah angka itu kok. Caranya gini :

masih di reference, klik update table (yang aku lingkarin merah). akan muncul window seperti dibawah ini, lalu pilih update page number only, clik ok.

imageGimana? secara otomatis akan berubah sendiri kan angkanya…Sip kan?

Kita ke permasalahan selanjutnya.

4. Biasanya kan ada halaman yang page numbernya i, ii, iii, iv dst, sedangkan pada bab I sampai akhir page numbernya 1,2,3 dst. Nah..biasanya cara konvensional temen – temen , gunain file beda untuk dokument yang page numbernya i, ii, iii dan dokumetn 1,2,3. Gimana biar bisa jadi satu dokument aja. Gini neh caranya…

Dokumentnya masih yang tadi lho kawan, yang udah ada daftar isinya ^^

ne lembar yang di beri page number i, ii, iii

imagesedangkan ne lembar yang diberi page number 1, 2, 3.image Pertama –tama –tama-tama, klic view lalu clic draft

image setelah itu, masuk ke page layout, click break, lalu pilih next page untuk memisahkan (memberi batas) halaman yang akan diberi page number i, ii, iii dengan halaman yang akan diberi page number 1,2,3

image Selanjutnya kembali ke view dan pilih print layout.

klik pada bagian atas lembar yang nanti kita akan beri page number 1,2,3 sehingga akan muncul same as previous kaya dibawah ini. Hilangkan same as previous dengan cara mengklick link to previous.

image Lakukan hal yang sama pada bagian bawah lembar ini, yakni clik dua kali lembar bagian bagian bawah (masih di lembar yang sama) sampai muncul same as previous dan hilangkan.

Kita bisa memberi page number setelah ini. click page number dan pilih mau ditaruh mana numbernya….

image misal ditaruh tengah bawah. Lalu aturlah halaman dengan cara clik page number, lalu clik format page number sehingga muncul window kaya gini :

image Pilih start at : 1 (kan ini halaman yang angka 1 kan??hehehe)Nah….jadi dech page number yang 1,2,3..

kemudian kita menuju lembar yang akan di beri page number yang i, ii, iii dst. setelah menuju lembar tersebut, clik bagian bawah lalu buat page number juga.

image lalu setelah itu pilih format page number, kemudian akan muncul window dibawah ini, pada number format pilih yang i,ii, iii. lalu pada start at di sesuaikan mau mulai angka berapa.

image

Biasanya pada halaman pertama yang i tidak diberi page number, maka centanglah bagian different first page (letaknya dibawah design).

Jadilah skripsi kita...

sumber: http://itheng.blogspot.com/2010/06/tutorial-skripsidaftar-isi-daftar-tabel.html

0 komentar:

Posting Komentar

Jangan cuma jadi pembaca, utarakan pendapatmu!

Copyright © 2014 Bukan Isapan Jempol | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top