Jumat, 29 April 2011

Harakiri, Cara bunuh diri khas jepang ini, mungkin adalah cara bunuh diri paling populer. Tapi hal ini tentu tidak berlaku di Indonesia. Orang Indonesia kan tidak ada yang bawa-bawa samurai. Paling-paling golok, keris, atau bambu runcing. Nah, yang jadi pertanyaan adalah, kalau harakiri itu cara bunuh diri khas Jepang, terus kalau harakanan apa yah..? (pertanyaan yang tidak perlu dijawab)

Oke, kembali ke topik mengenai cara bunuh diri paling populer. Agak aneh sebenarnya kenapa saya menulis mengenai cara bunuh diri. Bukan berarti karena saya mau bunuh diri. tapi mengingat banyak orang bunuh diri, siapa tahu ada orang yang nyari cara bunuh diri di google dan nyasar ke blog saya ini. kan jadi nambahin traffic, hehe. Langsung saja, yah ini dia 7 cara bunuh diri paling popular.


1. Bunuh diri dengan minum racun serangga (dalam hal ini yang paling populer tentu merek Baygon cair)
Entah apa yang membuat baygon ini dipilih oleh para bunuh diri lovers. Padahal di sana jelas-jelas tertulis obat serangga, tapi masih diminum juga. Tapi kita tidak boleh berburuk sangka. Siapa tahu mereka adalah orang orang yang kekurangan air bersih atau karena mereka tidak mampu menebus obat di Rumah Sakit yang mahal untuk penyakitnya yang tidak kunjung sembuh. Atau bisa jadi mereka tidak bisa membedakan tulisan antara Baygon dengan Mizone yang warnanya hampir mirip.Sebab kabarnya, angka buta huruf di Indonesia masih cukup tinggi. Hanya mereka dan Tuhan yang tahu.

2. Lompat dari ketinggian (bisa dari lantai 13, puncak gedung, thower, atau tebing-tebing tinggi)
Lagi-lagi saya kurang tahu, apa alasan mereka memilih tempat yang tinggi. Apakah mereka sudah bosan hidup di bawah garis kemiskinan? Sehingga sesekali ingin merasakan tempat yang tinggi, walau dengan taruhan nyawa sekali pun. Kemungkinan lain, mereka tidak bisa menggapai cita-citanya yang tinggi. Cita-cita yang tinggi harus di barengi dengan pendidikan yang tinggi. Dan pendidikan yang tinggi harus dibarengi dengan duit yang tinggi pula. Mau kemungkinan yang lebih bodoh? Mereka terobsesi menjadi pahlawan super yang bisa terbang, seperti superman atau p-man.

3. Gantung diri (di pohon jengkol atau tiang rumah yang terbuat dari kayu pohon jengkol)
Ada dua kemungkinan di sini. Pertama, Hidupnya memang sudah terlalu sering digantung. Digantung oleh janji-janji penguasa. Digantung oleh ketidakpastian dan harapan-harapan kosong yang tidak pernah menjadi nyata. Harapan untuk keluar dari garis kemiskinan. Harapan untuk mendapat kehidupan yang layak. Harapan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik. Dan sejuta harapan-harapan lain yang hanya akan tertinggal menjadi harapan-harapan kosong baru untuk anak dan istrinya. Kemungkinan kedua, Mereka sudah tidak punya tempat menggantungkan diri. Satu-satunya tempat menggantungkan diri, yaitu perusahaan tempat dia bekerja, telah mem-PHK-nya. Mereka bingung, akhirnya memutuskan untuk menggantungkan hidup di pohon jengkol saja. Tragis.., ironis..!!! Karena justru di situlah mereka kehilangan hidupnya. ”makanya, menggantungkan hidup itu sama Tuhan saja. Dijamin, ngga bakalan di PHK”.

4. Memotong nadi dengan silet
Mungkin mereka ingin membuktikan bahwa silet itu benar-benar tajam. Bisa juga karena penasaran apakah darah mereka berwarna biru atau merah? Orang bilang darah biru lebih dihormati daripada golongan orang-ortang berdarah merah.

5. Bunuh diri ala koboy
Entah terinspirasi dari film koboy yang mana, yang jelas mereka, koboy-koboy Indonesia juga bisa menembak kepalanya sendiri. Biasanya, koboy-koboy Indonesia ini melakukan bunuh diri setelah main-mainin pistolnya buat nakutin orang.

6. Bakar diri bersama-sama keluarga tercinta
Mungkin saking tidak punya uang untuk membeli ikan bakar . Akhirnya mereka memutuskan untuk bakar diri bersama. Hal ini bertujuan untuk menjaga rasa kebersamaan antar anggota keluarga. Pasca kepergian ayah mereka. Ah.., tidak tahukah mereka kalau minyak tanah sekarang harganya mahal..?

7. Tidur diatas rel kereta api
Jauh sebelum limbad memperagakan magic dilindas dengan buldozer, Metode/cara bunuh diri dengan digilas kereta api sudah lebih dulu populer. Alasannya tentu karena lebih murah… tinggal tidur terlentang.., jadi deh…

source: http://ringdikit.wordpress.com/2010/04/15/7-cara-bunuh-diri-paling-populer/
http://terselubung.blogspot.com/2010/04/7-cara-bunuh-diri-paling-populer.html

7 Cara Bunuh Diri Paling Populer

Read More

http://hermawayne.blogspot.com
Meskipun Kate Middleton dianggap sebagai wakil perempuan modern, sebagai anggota kerajaan ia tetap harus mematuhi beberapa peraturan dan etiket yang dianggap ketinggalan zaman. Dan sebagai orang pertama dari kalangan rakyat biasa yang memasuki kerajaan, Kate harus belajar mengubah hidupnya pada tingkat yang lebih tinggi daripada putri-putri sebelumnya. Begitu menapaki lorong gereja di Westminster Abbey, 29 April nanti, setidaknya Kate harus mengorbankan 10 hal berikut:

1. Disapa "Kate"
Saat bergabung dengan House of Windsor nanti, gelar resminya adalah Her Royal Highness the Princess William of Wales. Ia boleh saja minta disapa dengan nama "Catherine" atau "Ma'am" (dibaca seperti kata ham), namun "Kate" tidak akan memenuhi standar kerajaan. Pihak Clarence House, tempat tinggal Pangeran Charles dan keluarga intinya, kemungkinan akan menjamu para koresponden kerajaan dan mulai meminta mereka menyebut Kate sebagai Catherine.

2. Ikut pemilu
Secara teknis, Ratu Inggris dan anggota keluarganya yang lain diizinkan untuk memilih, tetapi mereka tidak melakukannya karena secara praktik hal itu akan dianggap tidak konstitusionil, dan tidak sesuai dengan kebutuhan untuk bersikap netral. Hal ini juga untuk menjaga peran publik anggota kerajaan, yang diidentifikasi dengan setiap bagian dari masyarakat.

3. Mencalonkan diri dalam politik
Hal ini juga tidak diperkenankan, dengan alasan seperti yang telah disebutkan di atas.

4. Bebas dari perhatian
Selama ini keluarga kerajaan telah menjadi sumber hiburan yang tak terbatas bagi masyarakat Inggris, dan memberi peluang untuk pencemaran nama baik di kalangan anggotanya sendiri. Kate sendiri selama sembilan tahun terakhir telah menjadi bulan-bulanan dengan berbagai label yang nggak penting, seperti "Dia itu rakyat biasa", "Dia berusaha menaikkan derajat sosialnya", "Dia itu tidak cukup terbuka", dan lain sebagainya. Kini, hidupnya akan diamati selama 24 jam 7 hari.

5. Bermain monopoli
Entah serius atau tidak, pada 2008 Pangeran Andrew, Duke of York, mengatakan bahwa keluarga kerajaan tidak diizinkan bermain monopoli di rumah. Sebab, permainan itu bisa terlalu menimbulkan kedengkian. Ada-ada saja.

6. Mengatakan atau melakukan sesuatu yang kontroversial
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, dinilai sangat kontroversial. Fergie pernah kepergok tengah bermesraan dengan John Bryan, penasihat keuangannya, beberapa tahun lalu. Juni 2010, ia ketahuan menerima sejumlah uang dari seorang reporter yang menyamar sebagai pengusaha, untuk akses informasi kepada suaminya.

Untuk Kate, sesuatu yang kontroversial tersebut berkaitan dengan posisi politisnya, sosial, seksual, atau apapun yang berkaitan dengan kepribadiannya. Sejauh ini sih, Kate dikenal pandai membawa diri. Apalagi, komentar resminya setelah bertunangan dengan William pun sudah diatur dan dilatih berulang kali oleh kerajaan.

7. Makan kerang-kerangan
Juru masak kerajaan tampaknya tak pernah menyajikan hidangan kerang-kerangan, karena khawatir terjadi keracunan makanan. Jadi jika Kate sangat menggemari hidangan laut ini, ia harus mencarinya sendiri.

8. Bekerja
Selama ini sejarah membuktikan, kerajaan dan karier tidak bisa berjalan bersamaan. Hal ini terbukti ketika rencana Pangeran Charles bekerja paruh waktu di sebuah pabrik gagal, dan Countess of Wessex (Sophie Rhys Jones) harus meninggalkan pekerjaannya di firma public relations miliknya.

Bagi Kate, kewajiban ini tak akan sulit dijalani. Meskipun ia memegang gelar sarjana dalam History of Art, kariernya boleh dibilang tak terlalu menonjol. Misalnya saja, ia "hanya" bekerja 7 bulan sebagai accessories buyer untuk jaringan toko Jigsaw, dan bekerja untuk perusahaan keluarganya, Party Pieces.

9. Menandatangani apapun yang tidak resmi
Jika William menjadi raja suatu saat nanti, kemungkinan Kate harus menandatangani dokumen-dokumen pemerintah, dan membuat undang-undang berlaku di tempat suaminya. Dalam posisi seperti ini, Kate tidak diharapkan untuk menandatangani apapun yang bisa menyebabkan tanda tangan mereka dipalsukan.

10. Menghabiskan makan malamnya
Di Inggris, ada peraturan dimana anggota keluarga kerajaan harus berhenti makan jika Ratu sudah berhenti bersantap. Jadi, tampaknya Kate harus belajar makan lebih cepat daripada calon neneknya. Jika tidak, siap-siap saja kelaparan.

sumber

http://terselubung.blogspot.com/2011/04/10-hal-yang-harus-dikorbankan-oleh-kate.html

10 Hal yang harus dikorbankan oleh Kate jika menikahi Pangeran William

Read More
































































































3D Street Art yang Keren

Read More

Copyright © 2014 Bukan Isapan Jempol | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top