Sabtu, 05 Juni 2010

Di Balik Kekuatan Mimpi


Ada sebuah ungkapan menarik dari Francis Ford Coppola, seorang sutradara film kelahiran Amerika serikat, yang popular dengan filmnya The Godfather. Ia mengatakan, "Mimpi manusia sangatlah urgen bagi dirinya, lebih-lebih ketika ia berupaya untuk merealisasikan mimpi tersebut agar menjadi nyata, kemajuan kehidupan saat ini merupakan hasil impian dari generasi pendahulu kita."

Signifikansi mimpi merupakan jembatan bagi kita untuk memperoleh kesuksesan, kebahagiaan, dan hasil yang memuaskan, tanpa impian itu, kita seakan-akan tak mempunyai mesin penggerak untuk selalu menggenjot usaha dan upaya kita agar mengejarnya.



Di sekeliling kita, banyak sekali kita jumpai orang-orang yang tidak memiliki impian, dan problem seperti itulah yang menyebabkannya selalu pesimis tinggi atau minder terhadap hal-hal yang ditawarkan oleh kehidupan.

Padahal kalau kita bisa berfikir dengan rasio yang cermat, kekuatan mimpi yang besar atau berapi-api, akan menjadikan kita selalu terdorong untuk merealisasikan mimpi itu, disitulah letak kekuatan mimpi.

Kita lihat, orang-orang yang berhasil mencatat nama dalam sejarah, rata-rata mampu mengaplikasikan impian mereka. Salah satu contoh adalah Bob William. Ia mampu berlari dengan menggunakan kedua tangannya. Ia tidak merasakan sakit di tangannya. Sebab impian yang ia mimpikan telah bersatu dalam jiwa dan raganya.

The Power of a Dream
Menukil perkataan George Lucas, "Impian sangatlah penting, kau tidak akan dapat melakukan apa-apa sebelum kau membayangkannya atau memimpikannya."

Dari perkataan di atas, kita bisa menarik benang merah, bahwa kekuatan mimpi mampu membakar jiwa-jiwa pejuang kita, Jadi jangan takut memimpikan sesuatu. Jadikan impian tersebut sebagai nafas kehidupan. Sebab impian yang kuat justru menjadikan perjuangan yang berat saat menggapainya sebagai sarana latihan mengoptimalkan kekuatan-kekuatan yang lain, misalnya kekuatan emosi, fisik, maupun rohani.

Ada sebuah eksprimen yang pernah dilakukan oleh sekelompok orang, mereka memilih beberapa orang di universitasnya untuk hasil percobaan tersebut, Para mahasiswa itu dihubungkan dengan mesin yang dapat mengatakan dengan persis kapan mereka tidur dan kapan mereka mulai bermimpi. Ketika mahasiswa itu mulai bermimpi, para dokter akan membangunkan mereka, kemudian mengizinkan mereka tidur kembali. Tiap kali mesin itu menunjukkan tanda-tanda mahasiswa tertidur dan mulai bermimpi, para dokter siap membangunkan mereka kembali.

Sesudah satu malam dengan perlakuan ini, beberapa mahasiswa menjadi gugup, resah, dan gelisah. Di malam kedua, banyak mahasiswa menjadi mudah marah dan jengkel, walaupun kenyataannya mereka tidur lumayan lama. Pada akhir dari tiga malam mendapatkan jumlah tidur yang sama—tetapi tanpa mimpi, para peneliti memutuskan untuk mengakhiri eksperimen karena sebagian mahasiswa mulai mengalami masalah psikologis.

Dua puluh empat jam kemudian sesudah menghentikan eksperimen, sebagian besar mahasiswa kembali normal. Dan, dalam satu minggu mereka semua telah kembali normal seratus persen. Apa artinya? Eksperimen tersebut membuktikan sesuatu secara pasti—bahwa ketika Anda tidur, Anda pasti bermimpi. Dan, tidur tanpa mimpi mengakibatkan masalah psikologis.

Antara tidur dan terjaga memiliki benang merah yang sangat kuat. Ketika Anda tidur, Anda perlu bermimpi. Namun, satu hal lagi yang tak kalah penting, ketika Anda terjaga Anda juga perlu bermimpi. Sebenarnya, satu-satunya cara Anda dapat mencegah mimpi Anda menjadi mimpi buruk adalah dengan terjaga serta pergi bekerja dan mewujudkannya menjadi kenyataan

Raihlah Bintangmu
Masih ingat dengan sebuah lagu yang berjudul The Power Of Dream, yang dilantunkan oleh Celine Dion, berkisah tentang sebuah kekuatan dalam mimpi, bahwa di dunia ini tak ada satu halpun yang tidak mungkin (nothing possible), lanjutnya lagi, derajat, martabat, ataupun profesi yang seringkali menjerat kebebasan tingkah laku kita, adalah sebuah boomerang yang kalau kita ikuti, kita akan terperangkap kedalam lembah penyesalan, kesengsaraan, dan kegagalan yang amat miris.

Berikut, penggalan bait terakhir dari lagu tersebut:
/The power of the dream / The faith in things unseen / The courage to embrace your fear / No matter where you are / To reach for your own star / To realize the power of the dream.

Maka, raihlah mimpimu, raihlah bintang yang terhias indah di langit, raihlah kesuksesan yang menggantung dalam angan-angan anda. Kunci kebahagiaan adalah mempunyai impian. Sedangkan kunci kesuksesan itu sendiri adalah mewujudkan impian.(*)


Read more: Dibalik Kekuatan Mimpi - Asal Kamu Tahu Aja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan cuma jadi pembaca, utarakan pendapatmu!